Last Updated:

Macet nya JAKARTA Bikin Tua di Jalan!!!

Categories Uncategorized

Jakarta, kota metropolitan yang seakan dibebani oleh mimpi berjuta orang. bagaimana tidak, kota ini adalah tujuan hampir setiap orang untuk mencari nafkah atau orang-orang yang ingin menikmati gemerlap lampu kota dengan berbagai kehidupannya.

Tak ayal, kota dengan jumlah penduduk mencapai 10 juta jiwa saat ini seakan sudah tidak kuat menampung beban yang pikul. Jalan raya seakan seperti jalur darah ke jantung kota ini terlihat begitu menyala ketika senja tiba.

bayangkan setiap pagi dan sore, jalanan ibu kota harus di jejali oleh ratusan bahkan ribuan kendaraan yang membawa ratusan jiwa, mengakibatkan kata “MACET” bukan menjadi momok yang rancu lagi bagi para penduduknya.

dengan kata lain,, “MACET itu BIASA”

kemacetan di Kota jakarta menjadi sesuatu hal yang biasa, apalagi untuk warga jakarta maupun di sekitarnya yang memang sehari-hari harus menikmati perjalanan dari rumah ke kantornya dan berhadapan dengan kejamnya jalanan.

saya salah satunya mungkin yang sudah pernah merasakan “Indah” nya macet di Jakarta, pernah suatu waktu perjalanan dari bekasi ke Rawa Buaya, Jakarta barat bisa menghabiskan waktu kurang lebih 6 jam dari rumah. itu pun sudah saya akali dengan berangkat sehabis subuh, dan ternyata itu tidak menjadi sebuah solusi, tetap banyak warga lain yang mungkin sepemikiran dengan saya, sehingga jalanan tetap saja di padati sejak pagi-pagi buta.

saking macetnya dan sudah biasanya warga Jakarta dengan tingkat kemacetan yang menurut saya sudah di luar batas wajar, seakan warga jakarta sudah memindahkan rumah nya mobil mereka.

seperti mengakali sang waktu yang terus bergulir dan macet yang tidak dapat di hindari, terkadang kita melakukan beberapa pekerjaan yang seharusnya bisa di lakukan di rumah, kita lakukan dalam perjalanan.

Menikmati sarapan dari hanya sekedar menikmati Roti Lapis, atau mungkin minum susu biasanya akan kita lakukan di jalan, atau bahkan beberapa wanita biasa melakukan makeup “kelas berat” di dalam mobil ketika sedang macet dan si pujaan hati menurunkan konsentrasi menyetirnya dan menikmati cuapan penyiar radio karena memang jalanan yang memaksa kendaraannya untuk berhenti. membuat alis, dan maskara dengan rapih, menempelkan bedak dan memakai lipstik bisa begitu luwesnya bukan karena kemampuan nya untuk ber-make-up di kendaraan yang berjalan, akan tetapi karena memang macet nya membuat kendaraan berjalan santai atau bahkan berhenti sehingga memberikan waktu leluasa bagi mereka untuk menorehkan alat lukis wajahnya dengan luwes dan leluasa.

bayangkan saja, setiap hari setiap berangkat kita menghabiskan waktu kita kurang lebih 2 jam untuk menembus macet nya jakarta. itu hanya berangkat. belum lagi ketika pulang. waktu yang dihabiskan di dalam mobil berjalan santai pun akan di tempuh dengan waktu yang kurang lebih sama. sudah 4 jam kita duduk dalam kendaraan saja dalam sehari.

coba kalian kalikan dalam jumlah hari kalian kerja sebulan… kurang lebih 80 jam waktu kita habiskan dalam perjalanan.

80 jam bukan waktu yang sedikit bukan? kurang lebih berati 4 hari waktu kita berada dalam kendaraan, dalam polusi, dalam panas dan teriknya matahari jakarta, tidak bergerak, statik dan terdiam di tengah nadi nadi nya Jakarta.

wah… benar benar TUA di JALAN ya.

 

1 thought on “Macet nya JAKARTA Bikin Tua di Jalan!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *