Last Updated:

Menguak Sisi Romantisme Calon Dokter, Sisi Lain Novelnya? ~ Cado-Cado Movie Review

Categories Movie Review
Movie Poster
Poster Catatan Dodol Calon Dokter Review

Cado Cado (bukan nano-nano) adalah sebuah novel yang di tulis oleh Ferdiriva Hamzah yang saya baca pertama kali waktu saya kuliah dulu, mungkin sekitar tahun 2008 – 2009-an dan jujur novel itu cukup berkesan karena memberikan warna komedi yang fresh seperti membaca Kambing Jantan nya Raditya Dika pertama kali.

Cado – Cado adalah sebuah singkatan dari Catatan Dodol Calon Dokter.

pada tahun 2016, Novel ini di adaptasi menjadi sebuah film.

Dalam film ini kalian akan disuguhkan cerita tentang pertemanan antara para Dokter Muda yang sedang KO-AS yaitu Riva beserta para teman-temannya yang memiliki kepribadian cukup unik, dari yang suka hal berbau klenik hingga teman yang memiliki bau badan.

untuk yang mau melanjutkan membaca, saya ingin mengingatkan bahwa akan ada banyak spoiler setelah kalian mengklik “Read More” ya.

mari kita mulai membedah Film nya.

Film ini bercerita tentang perjuangan Riva (yang di perankan oleh Adipati Dolken) bersama teman temannya menjalankan Ko-As untuk menjadi dokter. Dr. Riva ini adalah main character dan sepertinya memiliki perasaan yang berbeda dan dalam dengan sahabatnya Dr. Evi. Dalam perjalanannya, datanglah karakter baru (yang membawa konflik) yaitu Dr. Vena, anak pemegang saham rumah sakit yang sedang di jadikan tempat Ko-As oleh mereka.

singkat cerita, mereka (Riva dan Vena) jadian, dan yup konflik terjadi. pemicunya sederhana, mereka (Dr Riva dan Dr Evi) gengsi untuk menyatakan cinta satu dengan yang lainnya. selain itu bumbu lainnya adalah Vena ini ternyata menyebalkan dan semaunya dia, sehingga Vena seperti menjadi pemicu untuk retaknya hubungan persahabatan mereka.

psst.. spoiler lagi,, si Vena ini di gambarkan (lebih tepatnya di salahkan) karena dia terkesan membuat salah satu pasien meninggal di meja operasi yang bikin si Riva begitu terpukul dan stress (salah satu konflik yang setelah saya coba browsing menjadi cukup aneh).

Pertama kali saya bersiap untuk menonton film ini, ekspektasi saya adalah “wah film ini bakalan lucu,,, karena novel nya LUCU BANGET“, well siap siap kalian kecewa.

unsur komedi dalam film ini bisa saya bilang sangat tipis, hanya berkisar dengan temannya Riva yang lebih cocok menjadi dukun di bandingkan dokter karena begitu klenik dan gila batu akik, dan juga beberapa candaan ringan dari para sahabat nya Riva.

Screenshoot 1
Temen Riva yang lebih cocok jadi dukun.

yup, bisa di katakan porsi komedinya hanya 5%, lalu sisa 95% nya lagi adalah drama percintaan.

kalian juga akan melihat perbedaan jauh plot setting tempat yang di gambarkan Dr. Riva dalam novelnya. Dalam film ini digambarkan mereka Ko-As di rumah sakit yang terlihat cukup elite, sedangkan di novelnya di gambarkan Riva seperti nya Ko-As di rumah sakit umum biasa.

untungnya, kisah yang di tawarkan ini (meskipun berbeda dari novelnya) cukup bagus buat saya, cukup bisa membuat saya untuk menonton scene per scene yang di tawarkan. Kisah romantis yang di buat dan plot yang bikin juga cukup nyaman dan terasa tidak terlalu di paksakan.

kurangnya film ini adalah beberapa scene mungkin seperti terlewat, contohnya ketika Sabahat Dr Riva marah dengan Vena dan Riva, setelah beberapa scene berlalu, mereka terlihat kembali bercanda dan seakan tidak terjadi apa apa.

Seketika saya merasa ada beberapa timeline panjang yang hilang, atau memang saya yang terlewat scene itu, entah hanya tuhan dan film maker nya yang tahu.

Cerita Roman nya memang bikin kita para penonton gregetan sih, apalagi dengan hadirnya Vena yang terlihat polos dan bisa di bilang ngeselin.

Riva dan Vena jadian

Salah satu scene favorit adalah ketika Vena mencium Riva dan Vena menyatakan Cintanya kepada Riva. menurut saya pada scene itu komposisi warna, lightning dan mood nya dapet. Dialog antar karakter juga terbentuk begitu saja yang bikin kita para penontonnya bertanya-tanya.

Ketika sudah mencapai ending film ini kita akan di suguhkan dengan set kecelakan mobil yang menurut saya memiliki setting yang bagus. mobil terbakar, anak kecil yang terjebak di dalam mobil hingga figuran yang lalu lalang. beberapa visual efek ledakan memang masi terlihat kasar, tapi bisa di maklumi karena fokus kita pada saat itu akan lebih kepada Dr Riva yang berusaha untuk menyelamatkan korban anak kecil.

Riva dan Evi ending Scene

Film ini di tutup dengan ending yang menurut saya cukup bagus, dengan Riva yang panik saat menyelamatkan anak itu sambil mencoba untuk mengutarakan isi hatinya kepada Evi (kondisi di sini Evi masih marah sama Riva) dan perubahan mood Evi yang marah menjadi baik kembali ke Riva menjadikan scene ini cukup dramatis.

Soundtrack film ini saya mendengar beberapa track dari NAIF yang di taruh di beberapa Scene dan membuat sedikit bernostalgia dengan band yang satu ini karena saya adalah penggemar mereka.

Overal film ini worth untuk di tonton atau di tonton ulang, tidak terlalu mengecewakan tapi sayang nya untuk sebuah film yang diadaptasi dari sebuah novel komedi. meskipun unsur komedinya tipis, tapi tidak garing dan film ini memang menawarkan nuansa yang berbeda, meskipun rasa kecewa tetap ada.

kalian sudah menonton film ini? bagaimana menurut kalian? coba tulis di kolom komentar di bawah ya.

12 thoughts on “Menguak Sisi Romantisme Calon Dokter, Sisi Lain Novelnya? ~ Cado-Cado Movie Review

  1. Does your site have a contact page? I’m having problems locating
    it but, I’d like to send you an e-mail. I’ve got some creative ideas for your blog you might be interested in hearing.
    Either way, great site and I look forward to seeing it develop over time.

  2. Hi would you mind letting me know which hosting company you’re
    using? I’ve loaded your blog in 3 completely different web browsers and I must say this blog
    loads a lot quicker then most. Can you recommend a good web hosting provider at a fair price?
    Thank you, I appreciate it!

  3. Just desire to say your article is as astonishing.

    The clarity in your submit is just nice and that i can think you
    are an expert on this subject. Well with your permission allow me to snatch your feed to stay updated
    with impending post. Thank you a million and please continue the rewarding work.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *