Last Updated:

Bintang di Ke-Lok-Si Temple ~ Penang Malaysia.

Categories Travel
“Ga salah kan aku ngajak kamu ke kuilnya malem malem…” sambil tersenyum lebar.

 

Pada hari pertama kami sampai di Penang Malaysia, Ke Lok Si adalah tempat pertama yang kami sambangi, di rencanakan? tentu tidak! seperti biasa sebelum kami traveling, hal yang pertama kami lakukan adalah browsing dan research tentang tempat yang akan kami kunjungi, lalu kami buat list untuk tempat-tempatnya dan terkadang itinerary nya.

 

apakah itinerary nya terpakai? Tidak,,
dan apakah Ke-Lok-Si menjadi target kunjungan kami saat itu? sekali lagi jawabannya ,, TIDAK! 

sore itu setelah menyantap nasi bryani untuk makan siang, kami langsung meluncur ke hotel untuk menaruh barang-barang kami, dan mulai bingung mau kemana, dan list yang kami buat kebanyakan adalah wisata kuliner. setelah istrahat sejenak, istri saya yang memang sudah sedari awal penasaran dengan “LAKSA AIR ITAM” yang katanya legendaris itu langsung mengajak saya untuk bergegas ke air itam menggunakan bus, sehingga keesokan harinya kami akan memiliki banyak waktu untuk wisata kuliner lain dan mengeksplore penang lebih banyak lagi, memaksimalkan waktu sebisa mungkin.

 

Kami langsung melihat dan menghitung berapa jarak tempuh dan rute yang harus di ambil menuju ke Air Itam. kata mbah google dapat di tempuh dalam waktu satu jam setengah, dan saat itu waktu masih menunjukkan pukul 6 sore.

 

sepanjang perjalanan saya mengamati maps di handphone saya dan mengamati mungkin ada tempat lain di daerah itu.

 

“habis makan laksa, kita ke Ke Lok Si Temple ,,,” kata istri saya
“emang masi buka? soalnya kalo di google banyak foto-fotonya siang lho,,, “
“deket soalnya,,,”

 

well,, saya sedikit sanksi untuk datang ke ke-Lok-Si malam itu.

 

DSC00559
Lampu lampu berkerlap-kerlip (photo by Faizar Rahman)

 

setelah perjalanan panjang dan hari mulai gelap, sampailah kami di daerah Air Itam, tapi bukan hari keberuntungan kami, Laksa yang legendaris itu sudah tutup karena kita terlalu larut sampai ke tempat. tapi ada satu yang memang mencuri perhatian kami. di atas bukit terlihat lampu yang berwarna dominan merah dan begitu menarik perhatian.

 

“itu ke-lok-si temple..” katanya

 

DSC00543
Megah dan Cantik (keloksi Temple, Photo By Faizar Rahman)

 

untuk menuju ke Ke-Lok-Si saat itu menurut saya harus menempuh jarak yang cukup jauh, bukan karena jarak nya yang panjang, tapi lebih karena jalurnya yang mendaki ke atas bukit. tidak yakin kalau kita harus berjalan mendaki bukit, kami mulai bertanya kepada orang-orang sekitar.

 

di situlah saya bertemu dengan “makcik Jane” siapa dia? nanti akan saya buatkan post tersendiri tentang mereka, tapi singkat cerita, mereka dengan berbaik hati memberikan tumpangan menerobos kemacetan sampai ke gerbang depan kuil nya.

 

first impression,, AMAZING!!!

 

DSC00551
Salah satu sudut KeLokSi Temple (photo by faizar rahman)

 

Ke-Lok-Si yang di selimuti lampu seperti ini hanya ada ketika Chinese New Year saja, dan beruntungnya kami datang tetap beberapa hari lagi sebelum lampu-lampu ini di padamkan. kondisi di sana banyak sekali orang yang mengunjungi, kalau kondisi kami? bingung mencari jalannya.

 

saat itu kami hanya mengeksplorasi beberapa spot saja, selain sudah lelah, kami juga sudah cukup pusing melihat puluhan orang yang lalu lalang. meskipun begitu kami cukup puas untuk datang ke tempat ini, lebih tepatnya “malam ini”, karena menurut informasi yang kami dapat, lampu-lampu di kuil ini hanya di nyalakan ketika Chinese New Year dan kebetulan kami datang beberapa hari setelah New Year tersebut.

 

DSC00582
Yang Bertanggung Jawab mengajak ke Keloksi malam hari (photo by Faizar Rahman)

 

setelah sampai di Indonesia, ternyata banyak sekali spot-spot yang menarik di Ke-Lok-Si temple seperti patung dewi kwan in, zodiak statue, dan katanya ada satu gazebo dengan kolam yang banyak ikannya. sayangnya kami tidak sampai ke situ, mungkin di perjalanan selanjutnya saya akan lebih mengeksplore tempat ini.

 

DSC00553
Lampu nya itu,,, (photo by Faizar Rahman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *